Home Ekonomi Kreatif HBH PJMI, Ustad Valentino Dinsi: Wartawan dapat Berperan Aktif Gerakkan Ekonomi Umat

HBH PJMI, Ustad Valentino Dinsi: Wartawan dapat Berperan Aktif Gerakkan Ekonomi Umat

Akan Luncurkan Buku Terbaru Masjid Mandiri

105
0
SHARE
HBH PJMI, Ustad Valentino Dinsi: Wartawan dapat Berperan Aktif Gerakkan Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : kolase foto aboe

Jakarta, pjminews.com-Lama tak muncul di depan umum, ternyata motivator bisnis dan pakar kewirausahaan (Spritual Entrepreneur) Ustad Valentono Dinsi, sedang menyusun sebuah agenda besar dan spektakuler. Yang bisa menjadi solusi umat meningkatkan ekonomi dan menjadi pelaku aktif (pengusaha).

Seperti apa agenda itu?

Di depan sejumlah wartawan Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) yang sedang melakukan Halal bi Halal di sekretariatnya, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Jumat 10 April 2026, Valentino membuka sedikit bocorannya.

”Agenda itu ada dalam buku terbaru saya, yang saya beri judul Masjid Mandiri,” tutur Valentino.

Buku tersebut merupakan karya keempatnya tentang masjid dan buku ke 31 selama ia berkarya menulis buku.

Buku tersebut akan diluncurkan pertengahan Mei mendatang di Masjid Darussalam, Depok dengan  mengundang ratusan pengelola (takmir) masjid.

”Ada potensi dana yang cukup besar yang bisa dikelola umat untuk meningkatkan ekonomi berbasis masjid. Saya sudah membuat skemanya, yang bisa diterapkan oleh masjid mana pun,” tambah Valentino.

Skema itu, lanjut Valentino, bukan sekadar teori, tetapi langsung kepada aplikasi dan praktek nyatanya.

Sebagai langkah awal, lanjut Valentino, ia dipercaya mengelola/menyalurkan dana dari  kaum agniya (orang kaya) Muslim yang tidak mau tampil didepan. Jumlahnya lumayan, bisa mencapai 300 milyar.  Padahal awalnya dia hanya memprediksi/butuh sebesar Rp. 100 milyar saja. Dana itu bisa digunakan untuk memulai usaha berbasiskan masjid.

”Tentu dana itu tidak digelontorkan begitu saja, harus ada kajian mendalam sehingga usaha yang dilakukan tidak rugi, melainkan menghasilkan keuntungan yang bisa mensejahterakan komunitas (pengelola/jamaah) masjid,” terang Valentino.

Makanya, untuk bisa mengetahui seperti apa skema dan program tersebut, Valentino mengundang seluruh pengelola masjid menghadiri peluncuran bukunya, karena di situ ia akan menjelaskan secara rinci skema yang dimaksud.

Sementara itu Ketua Umum PJMI Ismail Lutan menyatakan antusias dengan program terbaru Ustad Valentino itu. Menurut Ismail, wartawan perlu mencari solusi  guna memperbaiki tingkat perekonomian keluarganya. Saat ini, lanjut Ismail, wartawan-terutama yang sudah tua, tidak bisa mengandalkan ’dapur’nya dari kerja jurnalistik.

”Saya antusias dengan program ekonomi berbasis masjid yang digagas Ustad Valentino ini  Saya kira wartawan bisa berperan aktif dan berkolaborasi dengan Beliau,” ujar Ismail.***(pjmi/aboe-ratman)